Friday, 24 February 2017

6 Makanan yang Memiliki Reputasi Buruk

Manfaat Tersembunyi dari Makanan yang Dicap Buruk


Manusia tidak terlepas dari makanan dan minuman. Makanan terbagi menjadi dua jenis, yaitu makanan yang jahat/buruk dan juga makanan baik/sehat. Makanan yang buruk harusnya dihindari agar tubuh kita tidak terancam oleh berbagai macam penyakit. Tetapi, tidak semua makanan yang dicap buruk itu tidak berguna sama sekali untuk kita.

makanan buruk


Dilansir dari Liputan6.com, Amerika Serikat Para ahli gizi mengatakan, beberapa makanan mendapatkan 'cap buruk' ternyata dapat memberikan manfaat kesehatan yang tak ternilai. Cara penyajian dan jumlah konsumsi yang tepat dapat membuat kandungan gizi dari makanan dapat terpenuhi dengan baik oleh tubuh.

Makanan yang dicap buruk antara lain :

Kentang

manfaat kentang


Kentang mendapatkan reputasi yang buruk berupa jumlah karbohidrat yang tinggi dan buruk untuk penurunan berat badan. Tapi hal itu bertolak belakang dengan pendapat Kim Larson. Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Amerika serikat itu mengatakan, jenis karbohidrat pada kentang dapat begitu kaya.

"Ukuran kalori dari kentang terbilang mengenyangkan. Kentang mengandung vitamin C, kalium, dan serat yang tinggi. Namun, hindari keripik kentang dan kentang goreng," kata Larson.

Ahli gizi Vandana Sheth mengatakan, kulit kentang mengandung Serat. Cara sehat untuk makan kentang, yaitu lengkapi kentang dengan beberapa potongan keju atau yoghurt rendah lemak.

Pisang

Manfaat buah pisang


Buah ini dikenal dengan kandungan tepung dan tinggi kalori. Larson mengatakan, bahwa pisang, terutama pisang yang masih hijau termasuk mengandung pati resisten (resistant starch), yang tidak memecah atau menaikkan gula darah. Pisang juga membantu mengontrol nafsu makan, menstabilkan gula darah, dan baik untuk otak anda.

Popcorn

manfaat popcorn


Menurut juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Amerika serikat itu popcorn merupakan gandum yang bisa sehat bila disajikan tanpa mentega atau garam. Namun, ia menyarankan, penyajian popcorn dapat menambah bumbu, kakao, parmesan, cabai rawit atau sedikit garam rasa.

Kopi

manfaat kopi


Kopi tidak meningkatkan resiko seseorang menderita penyakit jantung dan kanker. Vandana mengatakan, kopi dapat menurunkan kemungkinan diabetes tipe 2. Hal ini juga dapat meningkatkan mood, energi dan berpotensi membuat seseorang mencapai kehidupan yang lebih panjang.

"Anda akan tetap baik-baik saja minum 3-5 cangkir kopi per hari, hanya saja perhatikan apa yang anda masukkan didalamnya. Kopi dengan sejumlah kecil krim tetap membuat anda baik," ujar Vandana.

Telur dan Mentega

manfaat telur


Majorie Nolan Cohn, seorang ahli diet mengungkapkan, minyak dan lemak adalah nutrisi penting yang membantu tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan lain. Telur mengandung protein yang tinggi dan asam lemak omega-3 dengan vitamin D dan vitamin K. Jangan menghindari memakan kuning telur. Di sisi lain, telur dikatakan berpotensi mengandung kolesterol tinggi.

Nolan mengatakan bahwa kolesterol darah yang tinggi lebih dikaitkan dengan makan terlalu banyak gula dan lemak. Bagaimanapun, anda bisa mengurangi jumlah telur yang dimakan bila anda cenderung memiliki kolesterol tinggi.

Jus Buah

manfaat jus buah


Jus buah yang terbuat dari 100 persen jus buah 100 persen (tanpa ditambahkan perasa atau gula) bisa sehat. Anda harus berhati-hati dari label bahan pembuatan untuk menghindari gula tambahan.


Jadi, tidak semua makanan yang memiliki reputasi buruk tidak memiliki manfaat terhadap tubuh kita. Kuncinya adalah cara penyajian dan juga takaran saji yang tepat. Jika anda mengkonsumsi makanan diatas dengan penyajian yang baik dan tidak mengkonsumsi secara berlebihan, pastinya anda akan mendapatkan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh anda.


incoming search :
  • makanan buruk
  • makanan sehat
  • kopi
  • jus buah
  • manfaat pisang
  • manfaat kuning telur
  • manfaat popcorn
  • cara menyajikan popcorn yang sehat
  • kopi hijau
  • green coffee
  • manfaat makanan yang bereputasi buruk











No comments:

Post a Comment